Cara Efektif Mendapatkan Nilai Tinggi di Tes TOEFL dan IELTS

Pendahuluan

Bagi banyak mahasiswa dan profesional, skor TOEFL atau IELTS bukan sekadar angka.
Nilai ini sering jadi tiket penting untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri, mendaftar beasiswa, atau bahkan melamar kerja di perusahaan multinasional.

Namun, tak sedikit orang merasa kesulitan saat belajar untuk tes ini.
Sudah belajar berbulan-bulan, tapi skor masih segitu-segitu aja. Padahal, bukan hanya soal kemampuan bahasa Inggris — strategi belajar dan cara menghadapi ujian juga punya peran besar.

Berdasarkan panduan dari beberapa sumber tepercaya dan pengalaman para pengajar bahasa Inggris, berikut ini tips paling efektif untuk mendapatkan skor tinggi di TOEFL dan IELTS tanpa harus stres atau kewalahan.

1. Pahami Format Tes dengan Baik

Langkah pertama sebelum mulai belajar adalah memahami format tes.
Banyak peserta gagal bukan karena tidak bisa bahasa Inggris, tapi karena tidak tahu bagaimana sistem ujian berjalan.

  • TOEFL ITP berfokus pada listening, structure, dan reading comprehension.
  • TOEFL iBT menambahkan bagian speaking dan writing.
  • IELTS terdiri dari empat bagian: listening, reading, writing, dan speaking, tapi formatnya sedikit berbeda dari TOEFL.

Luangkan waktu untuk membaca panduan resmi dari ETS (TOEFL) atau British Council/IDP (IELTS).
Semakin kamu paham struktur soal dan waktu pengerjaannya, semakin mudah mengatur strategi.

2. Tentukan Target Skor dan Waktu Belajar

Belajar tanpa target itu seperti berlayar tanpa arah.
Sebelum mulai, tentukan skor yang kamu butuhkan dan berapa waktu yang tersedia untuk mencapainya.

Contohnya:

  • Beasiswa ke Eropa biasanya butuh IELTS 6.5 ke atas,
  • Kampus di Amerika umumnya meminta TOEFL iBT minimal 80,
  • Sedangkan beberapa universitas Asia cukup dengan TOEFL ITP 550.

Kalau kamu tahu targetnya, kamu bisa membuat jadwal belajar yang realistis.
Misalnya, latihan intensif tiga bulan dengan fokus berbeda setiap minggunya: listening di minggu pertama, grammar di minggu kedua, dan seterusnya.

3. Perkuat Dasar Bahasa Inggris Sehari-hari

Jangan langsung lompat ke latihan soal tanpa memperkuat dasar bahasa dulu.
Skor tinggi tidak datang dari menghafal trik, tapi dari kemampuan bahasa yang benar-benar matang.

Kebiasaan sederhana yang bisa kamu lakukan:

  • Dengarkan podcast atau lagu berbahasa Inggris setiap hari,
  • Tonton film tanpa subtitle (atau gunakan subtitle bahasa Inggris),
  • Catat kosakata baru dan coba gunakan dalam percakapan,
  • Baca berita atau artikel dalam bahasa Inggris minimal 10 menit sehari.

Kegiatan ringan seperti itu perlahan akan meningkatkan pemahaman struktur dan konteks bahasa secara alami.

4. Kuasai Listening: Fokus dan Kecepatan Tanggap

Banyak peserta kesulitan di bagian listening, padahal ini bisa dilatih dengan cara menyenangkan.
Kuncinya ada di konsentrasi dan kebiasaan mendengar bahasa Inggris dalam berbagai aksen.

Tips latihan:

  • Dengarkan video YouTube dari pembicara Inggris, Amerika, dan Australia.
  • Gunakan aplikasi seperti BBC Learning English atau TED Talks.
  • Saat latihan, biasakan untuk tidak menekan tombol pause — ini melatih otak memahami informasi dalam waktu nyata.

Selain itu, biasakan mencatat poin penting, bukan setiap kata.
Dalam tes, kamu hanya punya waktu beberapa detik untuk memahami konteks, jadi kemampuan menangkap inti pembicaraan jauh lebih penting.

5. Grammar dan Vocabulary: Latihan Sedikit tapi Konsisten

Grammar sering dianggap bagian paling menakutkan, padahal kalau dilatih dengan cara yang benar, hasilnya cepat terlihat.
Daripada belajar satu buku penuh dalam semalam, lebih baik latihan 15–20 menit setiap hari dengan fokus pada satu topik.

Misalnya:

  • Hari ini fokus di tenses,
  • Besok latihan preposition,
  • Lusa belajar conditional sentences.

Untuk vocabulary, buat kebiasaan menulis 5–10 kata baru per hari lengkap dengan contoh kalimatnya.
Kalau kamu menulisnya dalam konteks nyata, otak akan lebih mudah mengingat.

6. Latih Reading: Baca dengan Strategi, Bukan dengan Panik

Bagian reading bukan soal membaca cepat, tapi membaca dengan strategi.
Soal TOEFL dan IELTS sering panjang, tapi pertanyaannya sebenarnya mengarah ke poin tertentu saja.

Beberapa teknik membaca cepat yang efektif:

  • Skimming: membaca cepat untuk menangkap ide utama.
  • Scanning: mencari informasi spesifik (angka, nama, kata kunci).
  • Tandai kalimat yang berisi signal words seperti however, in contrast, therefore — kata-kata ini sering jadi petunjuk arah jawaban.

Kamu juga bisa melatih kecepatan membaca lewat artikel berbahasa Inggris dari situs berita seperti The Guardian, National Geographic, atau BBC.

7. Writing: Mulai dari Struktur, Bukan Kata-Kata Sulit

Banyak peserta ujian merasa kesulitan di bagian menulis karena terlalu fokus memakai kata yang rumit.
Padahal, penilaian utama bukan dari seberapa “berat” kosakatanya, tapi seberapa jelas dan terstruktur tulisanmu.

Untuk TOEFL dan IELTS, kamu perlu membiasakan menulis dengan struktur seperti ini:

  1. Pendahuluan (menjelaskan topik dan opini singkat)
  2. Paragraf pendukung 1 (alasan utama + contoh)
  3. Paragraf pendukung 2 (alasan tambahan + bukti)
  4. Kesimpulan (ringkas dan menegaskan pendapat)

Gunakan kalimat yang sederhana tapi jelas.
Daripada menulis panjang tapi berputar-putar, lebih baik pendek tapi langsung ke inti.

8. Speaking: Jangan Hafal, Tapi Pahami Pola

Pada bagian speaking, banyak peserta malah tegang dan blank karena terlalu banyak menghafal jawaban.
Padahal, penguji tidak mencari jawaban sempurna, melainkan kemampuan berbicara alami.

Latihan yang efektif:

  • Rekam diri sendiri saat berbicara tentang topik umum seperti hobi, pendidikan, atau teknologi.
  • Dengarkan ulang rekamanmu untuk memperbaiki pengucapan dan intonasi.
  • Jangan takut membuat kesalahan — yang penting flow-nya lancar dan ide tersampaikan.

Cobalah juga berbicara dalam bahasa Inggris di kegiatan sehari-hari, walau hanya dengan teman atau di depan cermin.
Kebiasaan ini sangat membantu meningkatkan kepercayaan diri.

9. Latihan Soal Secara Berkala dan Evaluasi Hasil

Setelah memahami semua aspek, mulailah latihan soal secara rutin.
Gunakan buku latihan resmi atau situs terpercaya yang menyediakan simulasi tes TOEFL/IELTS.

Setiap selesai latihan, evaluasi hasilnya:

  • Bagian mana yang sering salah?
  • Apakah karena waktu, pemahaman, atau kurang fokus?
  • Catat dan ulangi latihan dengan fokus di kelemahan itu.

Konsistensi jauh lebih penting daripada belajar maraton.
Lebih baik latihan sedikit tapi rutin daripada belajar seharian lalu berhenti seminggu.

10. Jaga Kondisi Mental dan Fisik Sebelum Tes

Skor tinggi bukan hanya soal kemampuan, tapi juga kesiapan mental dan fisik.
Hindari begadang sehari sebelum tes, karena otak lelah tidak bisa fokus optimal.

Saran sederhana:

  • Tidur cukup minimal 7 jam,
  • Sarapan ringan tapi bergizi (hindari kopi berlebihan),
  • Datang lebih awal ke lokasi ujian agar tidak tergesa-gesa.

Tes bahasa memerlukan fokus penuh, jadi kondisi tubuh yang bugar bisa meningkatkan performa kamu secara signifikan.

Kesimpulan

Mendapatkan skor tinggi di TOEFL atau IELTS tidak bisa instan.
Tidak ada trik ajaib, tapi ada pola latihan yang bisa membuat kamu semakin siap setiap hari.

Kuncinya adalah:

  1. Pahami format tes,
  2. Perkuat dasar bahasa,
  3. Latihan konsisten dan realistis,
  4. Jaga kondisi mental dan fisik menjelang ujian.

Setiap orang punya cara belajar berbeda. Jadi jangan membandingkan progresmu dengan orang lain.
Yang penting kamu terus bergerak dan belajar secara konsisten.

???? Ingin tahu seberapa kuat kemampuan bahasamu?
Coba Tes Bahasa Inggris Gratis di TesCerdas.com untuk mengukur kemampuan reading dan grammar dasar sebelum menghadapi TOEFL atau IELTS sesungguhnya.
Tes ini bisa jadi simulasi ringan untuk melihat posisi kemampuanmu saat ini.

❓ FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Mana yang lebih sulit, TOEFL atau IELTS?
Keduanya punya tingkat kesulitan berbeda. TOEFL lebih fokus ke bahasa akademik Amerika, sementara IELTS lebih beragam secara aksen dan konteks.

2. Berapa lama waktu ideal untuk persiapan TOEFL atau IELTS?
Idealnya 2–3 bulan latihan rutin sudah cukup untuk meningkatkan skor secara signifikan, tergantung kemampuan awal.

3. Apakah harus ikut kursus agar bisa dapat skor tinggi?
Tidak wajib. Kamu bisa belajar mandiri dengan sumber online, tapi kursus membantu jika kamu butuh panduan struktur belajar.

4. Apakah sering menonton film berbahasa Inggris bisa membantu?
Sangat membantu! Kamu akan terbiasa mendengar intonasi, kosakata, dan pola kalimat yang umum muncul di tes listening.

5. Apakah TesCerdas.com menyediakan tes TOEFL resmi?
Tidak. TesCerdas.com hanya menyediakan tes latihan gratis sebagai simulasi dan sarana latihan. Untuk tes resmi, kamu perlu mendaftar ke lembaga penyelenggara seperti ETS atau British Council.

Scroll to Top