Cermati kutipan teks drama berikut!
(Angin malam yang dingin berhembus kencang. Di sebuah warung tenda kecil, sambil menikmati kopinya, Andi dan Joko saling berkeluh kesah)
Andi : “Makin hari hidup rasanya kok makin susah.“
Joko : “Dari jaman kompeni sampai sekarang namanya wong cilik ya selalu sengsara to, Mas.”
Andi : (menghela napas) “Istriku, si Lastri sudah mau melahirkan padahal gajiku sudah habis buat bayar anak sekolah. Kalau mau ada duit ya harus cari pinjaman. Satu-satunya hanya Joyoseno si lintah darat itu yang bisa memberi pinjaman.”
Joko : “Mau bagaimana lagi, Mas. Aku juga tidak punya uang, motorku habis digadai untuk bayar berobat bapak.”
Andi : “Ya sudah, besok pagi saya ke rumah Joyoseno.’
Paragraph yang sesuai denganisi teks drama tersebut adalah … . .
unsur penting dalam drama tersebut masuk ke dalam paragraf tanpa menambah atau mengurangi informasi secara berlebihan. Unsur-unsur tersebut adalah:
-
Latar Suasana & Tempat: Malam hari, angin kencang, warung tenda kecil, sedang minum kopi.
-
Topik Pembicaraan: Keluh kesah hidup yang semakin susah.
-
Masalah Andi: Istrinya (Lastri) akan melahirkan, tapi gaji Andi habis untuk biaya sekolah anak.
-
Masalah Joko: Tidak punya uang karena motor sudah digadaikan untuk biaya pengobatan bapak.
-
Keputusan/Simpulan: Andi memutuskan akan meminjam uang kepada Joyoseno (lintah darat).
Evaluasi Pilihan Jawaban:
-
a. Salah pada bagian "kondisi hidup mereka yang penuh utang". Di teks asli, mereka belum berutang, baru berencana meminjam.
-
b. Salah pada bagian "kadang senang kadang susah". Di teks asli, Andi mengatakan hidup terasa "makin susah" (tidak ada unsur senangnya).
-
c. Paling Tepat. Paragraf ini merangkum latar suasana, masalah Andi, masalah Joko, dan keputusan Andi secara akurat dan setia pada urutan teks drama asli. Penggunaan kata "akan meminjam" sesuai dengan ucapan Andi "Besok pagi saya ke rumah Joyoseno".
-
d. Salah pada kalimat terakhir: "Joko akhirnya harus meminjam uang pada lintah darat...". Dalam teks drama, yang akan meminjam uang adalah Andi, bukan Joko.
-
e. Mirip dengan C, namun penggunaan kata "harus meminjam" pada pilihan E lebih bersifat penekanan nasib, sedangkan pilihan C dengan kata "akan meminjam" lebih tepat secara kronologis untuk menggambarkan keputusan yang baru saja diambil Andi di akhir drama.
Kesimpulan:
Paragraf pada pilihan c adalah yang paling setia dalam mengonversi instruksi panggung (kramagung) dan dialog antar tokoh menjadi sebuah cerita pendek yang utuh.
Jawaban: c. Angin malam yang dingin berhembus kencang. Di sebuah warung tenda kecil, sambil menikmati kopinya, Andi dan Joko berkeluh kesah tentang kondisi hidup yang makin susah. Lastri, istri Andi, akan segera melahirkan, sementara uang gajinya sudah habis untuk membiayai sekolah anaknya. Joko juga tidak punya uang, motornya baru digadaikan untuk membayar pengobatan bapak. Andi akhirnya akan meminjam uang pada lintah darat yang bernama Joyoseno.